Dirgahayu Argo Lawu

 Hari ini (21 September), 19 tahun yang lalu, Argo Lawu diluncurkan. Argo Lawu merupakan Argo ketiga yang diluncurkan oleh PERUMKA. Argo Lawu mengusung tagline JSO-751, Jakarta-Solo 7 Jam pada 51 Tahun Kemerdekaan RI. Peluncuran Argo Lawu di Solo Balapan pada 21 September 1996 dihadiri oleh Menhub dan Sri Susuhunan Pakubuwono XII. Argo Lawu menawarkan perjalanan pagi dari Solo Balapan dan perjalanan malam dari Gambir. 

Potongan berita peluncuran Argo Lawu. Koleksi Bpk. Ariawan Sulistya

 Set asli Argo Lawu menggunakan K1/M1/BP-968xx yang merupakan retrofit (penyehatan) dari K3 angkatan 50an. Retrofit dilakukan oleh INKA, menghasilkan set kereta dengan AC dan bogie K8 yang bisa dipacu hingga 120 km/jam. Cirikhas dari K1 set Argo Lawu asli adalah kacanya yang lebih rendah bila dibandingkan dengan K1 lainnya. Namun uniknya, posisi kaca Kereta Makan dan Kereta Pembangkit set ini normal, alias sama dengan set K1 lainnya.

Rangkaian Argo Lawu set 96. Perhatikan tagline yang tertulis di body. Foto : Bpk. Amad Sudarsih (?)
 Argo Lawu sempat menggunakan rangkaian yang sama dengan Argo Bromo Anggrek (K1 dengan bogie K9) sekitar 2005-2007. Namun rangkaian ini mudah anjlok, bahkan pernah hampir jatuh ke Sungai Serayu akibat anjlok di dekat Jembatan Serayu Kebasen. Setelah dua tahun penuh anjlokan, akhirnya set K1 ini dioper ke Semarang, menjadi rangkaian Argo Sindoro. Argo Lawupun kembali menggunakan rangkaian K1 biasa.

Argo Lawu semasa menggunakan rangkaian K1 dengan bogie K9. Foto : Alm. M.V.A Krishnamurti

CC 203 14 dengan Argo Lawu. Foto : Aditya Tirta K.
 Pada tahun 2008, Argo Lawu mendapatkan rangkaian K1 baru dari INKA, set K1/M1/BP-085xx (kemudian menjadi K1/M1/P 0 08 xx). Seiring berjalannya waktu, terkadang set Argo Lawu tercampur dengan K1 0 84/86 milik Argo Dwipangga ketika ada rolling. Selain itu, di musim tertentu dijalankan Argo Lawu Tambahan menggunakan rangkaian Cadangan Dipo Solo Balapan. 

Galeri :

Argo Lawu, Patuguran. Nampak ada K1 biasa yang "nyempil". Foto : Aditya Tirta K.
Argo Lawu dengan set aslinya, K1/M1/BP-968xx. Perhatikan, kaca Kereta Makan nampak lebih tinggi dari kaca K1.
 Foto : Alm. M.V.A Krishnamurti

CC 203 13 dengan Argo Lawu, persiapkan berangkat dari Solo Balapan. Foto : Alm. M.V.A Krishnamurti
CC 203 36 menghela Argo Lawu. Foto : Alm. M.V.A Krishnamurti

CC 203 06 dengan KA Argo Lawu. Foto : Alm. M.V.A Krishnamurti
CC 204 08 dengan KA 7 Argo Lawu melintas langsung stasiun Kemranjen.

CC 204 09 dengan KA Argo Lawu.

CC 204 24 ( CC 204 11 05) dengan KA Argo Lawu di Kroya.
KA 7 Argo Lawu, menerbangkan abu vulkanik letusan Gunung Kelud.

Hitam Putih Argo Lawu.

Argo Lawu melintas Ijo, Kebumen.

0 comments: