CC201 01R

CC201 77 01 SDT ex CC201 01R SDT ex CC201 01 BD

MD : 04 - 10 - 1977

 CC201 01 mengawali dinasnya pada 04 November 1977, setelah menjalani perbaikan di Balai Yasa Yogyakarta. CC201 01 tiba di Indonesia dalam keadaan rusak setelah tergencet muatan lainnya di kapal saat kapal pengangkutnya terkena badai di Tanjung Harapan, Afrika Selatan. Gencetan muatan lain (konon muatan yang menggencetnya adalah Boiler PLTU pesanan negara tetangga) membuat sisi kiri 01 rusak, yang membuat awal dinasnya lebih lambat dari 8 lok lainnya yang dikirim bersama 01.

CC201 01 di Madiun, 5 November 1980. Foto : Werner and Hansjorg Brutzer
CC201 01 saat tiba di Tanjungpriok. Koleksi Alm. M.V.A Krishnamurti
 Setelah perbaikan, CC201 01 berdinas sebagai lok milik BD. DI BD, 01 berdinas KA-KA seperti Parahyangan, Badrasurya, Mutiara Selatan maupun KA Lokal. Kemudian pada tahun 2004, CC201 01 mendapat paket remanufacture. Mesin, governor, turbocharger dan traksi motor diganti dengan yang baru. Pergantian ini menyebabkan CC201 01 mendapat tambahan R pada nomornya. Selain 01, CC201 14, 18 dan 26 juga mendapat perlakuan serupa dan ketiganya juga mendapat tambahan R. Setelah proses remanufacture selesai, 01 kemudian pindah ke Sidotopo. Sebenarnya, CC201 01, 14, 18 dan 26 akan diupgrade menjadi CC204, namun karena keterbatasan dana, hanya dilakukan pergantian komponen secara besar-besaran saja.

Pelat keterangan remanufacture milik CC201 01R. Foto : Bima Budi Satria.
CC201 01R menghela KA Lokal Merak, 2010. Foto : Johanes Christian
 Sekitar 2011, 01 dipasangi lampu kabut. Kemudian pada 2012, 01 menjalani PA (Perawatan Akhir). Setelah PA, 01 mengenakan livery baru dengan cowcatcher warna abu-abu dilengkapi dengan pelat nomor. Lampu kabutnya menggunakan lampu kabut model karet, dan bukaan couplernya diubah menjadi bukaan coupler ala CC201 batch 2/3.

CC201 01R setelah PA 2012. Foto : Bima Budi Satria.
 Namun hasil PA ini sedikit "direvisi" oleh Dipo Sidotopo. Revisi hanya terletak pada perubahan warna cowcatcher menjadi merah.

CC201 01 saat menghela KA 8001 Petikemas. Foto : Dzulfiqar Ade Fajri.
 Kemudian awal 2013, 01 terkena virus "tralisasi", dimana tralis yang dipasangkan ke 01 adalah tralis khas lok spartan SDT.

CC201 01R saat menghela KA Petikemas. Foto : Dzulfiqar Ade Fajri.
  Sekitar awal 2014, 01 kembali menjalani PA di Balai Yasa Yogyakarta. Perubahan kembali terjadi, pelat nomor cowcatcher dihilangkan dan cowcatchernya dicat abu-abu. Yang disayangkan, pelat remaufacture 01 dicopot, sementara lainnya tetap, namun beberapa bulan kemudian, cowcatcher 01 kembali dimerahkan saat tren cowcatcher cat merah kembali mewabah.

CC201 01R setelah PA 2014. Foto : Bima Budi Satria
 Tahun lalu, 01 kembali menjalani PA di Yogyakarta. Perubahan pada 01 adalah dilepasnya tralis dan dipasangkan sekop (bagian menonjol pada cowcatcher), serta digantinya kaca menjadi kaca polykarbonat. 01 sempat lama diasistensikan di DAOP I, bertugas sebagai lok posko di Cikampek, sebelum dikembalikan ke Sidotopo. 01 bisa ditemui sedang menghela KA-KA milik DAOP VIII.

CC201 01R menghela KLB Rel di Malang, November 2015. Foto : Ridho Akbar M.

0 comments: