CC 201 83 27 PWT

CC 201 83 27 PWT ex CC 201 65 PWT ex CC 201 65 JNG

MD : 01 Agustus 1983


 65 mengawali dinasannya pada 01 Agustus 1983, sebagai anak JNG dan memiliki bentuk fisik normal. 65 berada di bawah asuhan JNG hingga sekitar 1996, saat akhirnya ia dipindah ke PWT.

CC 201 65 menghela sebuah KA di Surabaya Gubeng, sekitar 1992. Foto : Bill Strong
 Namun di era 90an, sesuatu merubah fisik 65. Posisi airhorn 65 menjadi diatas ruang mesin, sementara diatas kabinnya terdapat sebuah kotak dengan tinggi sekitar 20-30an cm, dengan antena radiolok diatasnya. Petunjuk yang ada mengenai penyebab mengapa bentuk fisik 65 berubah hanyalah sebuah pelat keterangan dibangun ulang oleh BY YK yang terpasang di underframe 65 sisi kanan, dibawah jendela kabin, yang terpasang hingga 2013 lalu.

CC 201 65 menghela sebuah KA Barang. Foto : Alm. M.V.A Krishnamurti
CC 201 65, Purwosari, akhir 1990an. Foto : Alm. M.V.A Krishnamurti.
 Selain fisik, perubahan lain pada 65 adalah dicopotnya MU depan. Hal ini agak kurang wajar, karena 65 sudah mencopot MU sebelum tren copot MU mewabah di Jawa. Dibawah asuhan PWT, 65 cukup handal. Jarang gangguan dan punya tenaga layaknya CC 201 lainnya. 65 sempat direncanakan dimutasi ke Medan pada 2014 yang lalu. Rencana ini menguat karena 65 terus-terusan "dikurung" di Karangtalun, sebagai lok langsir. Namun kabar ini akhirnya terbantahkan karena yang dikirim ke Medan adalah CC 201 66. 65 sudah PA tahun ini, dan memiliki cowcatcher ala 206. Tampilan fisiknya masih sama...

CC 201 65, 2005. Foto : Bpk. Ariawan Sulistya
CC 201 65. Foto : Johannes Christian
  Semasa menggunakan tralis, 65 memakai tralis putih.

Pelat-pelat CC 201 65.
Tampak samping kiri CC 201 65.
CC 201 65, 2013.
CC 201 65 menghela KA Sawunggalih, 2013.
CC 201 65, 2016.
CC 201 65 menghela KA Kaligung.


0 comments: