Berkunjung ke Dipo Lokomotif Semarang Poncol

 Hari Minggu (17 Februari) lalu, IRPS (Indonesian Railway Preservation Society) korwil Semarang mengadakan acara kunjungan ke Dipo Lok Semarang Poncol. Acara dimulai sekitar jam 14.30 (saia datangnya sedikit terlambat :v ) dan berakhir sekitar pukul 16.00 . Dalam acara ini, rombongan melihat-lihat Dipo sembari mendapat penjelasan seputar keadaan dipo maupun proses perawatan lok di Dipo. Sayangnya saia hanya memotret beberapa foto, itupun hanya fokus kepada sarana yang sudah afkir maupun konservasi (itu juga lupa gak motret BB201 10). Silakan disimak foto-fotonya :

Gerbong Penolong

Turntable. Turntable ini dipasang sekitar tahun 2014, dengan motor listrik untuk menggerakkannya. Sayangnya, motor listriknya rusak akibat terendam air sehingga turntable ini tidak digunakan.

Dua unit KRD yang mangkrak di eks dipo lama.

BB200 13 yang mangkrak.

BB200 21 yang juga mangkrak.

BB200 21.

Bangkai KRD ex Pandanwangi/Kaligung Ekonomi.

ex NR, D301 65 dan KR HSD.

Bogie KRD seri 302.

Ex KR HSD dengan latar belakang bangkai KRD.

D300 06. Dibelakangnya ada satu lok Krupp yang masih misterius, kemungkinan D300/D301.

BB200 21 dan BB200 13.

Berdua menikmati masa senja.

Cap BAPP pada body BB200 21.

Kabin BB200 21. Kondisi BB200 21 sendiri sudah sangat memprihatinkan. Banyak komponen mesinnya yang hilang dan seluruh kacanya pecah. Bisa dilihat, meja layannya sudah dibongkar dan seluruh komponen kelistrikannya diambil. Demikian juga komponen kelistrikan di Lemari Elektrik. Bahkan kursinya sudah hilang. Pecahan kaca menghiasi lantai lok.

KD3-82254. Mesinnya sudah dicopot, namun bogie depannya tertera SPA YK 2013, kemungkinan bogie copotan dari KRD lain.

TTW yang digunakan sebagai gerbong sampah.

Dua KRD yang berada di ex Dipo lama.
 Sebenarnya saya ingin mengobservasi lebih lanjut, namun tingginya rumput dan tanaman liar membuat saya berpikir dua kali. Takutnya ada ular atau binatang beracun lainnya. 

2 comments:

  1. Wah ternyata BB200 & BB201 di SMC sudah pada mati. Jadi di Jawa sudah tidak ada BB200 & BB201 yg layak jalan ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya... Sudah tidak ada yang beroperasi...

      Delete